Sabtu, 27 Juli 2013

Resume MBC Day 11

     MBC Day 11 diadakan pada tanggal 26 Juli 2013, Eltoro berkumpul di basement labtek VIII pada pukul 13.00 WIB. Peserta yang hadir pada MBC Day kali ini adalah sebanyak 165 orang, dan (lagi-lagi) tidak memenuhi kuorum yaitu 174 orang. Setelah itu, diadakan cek spek, dan spek yang sangat ditekankan adalah pakaian olahraga ITB, terutama tulisan STEI dan lambang Ganesha-nya. Eltoro diminta untuk membalikkan baju, jaket, atau apapun yang dikenakan sehingga lambang-lambang tersebut tidak terlihat.

     Materi pertama pada siang itu adalah 3 buah lagu HME yang berjudul "Masa Bodoh", "HME Bawah Tanah" dan "Kami Bukan Bonek". Liriknya adalah sebagai berikut :

Masa Bodoh
Masa bodoh dengan klasemen
Masa bodoh materi pemain
Geu dukung cuma HME
Ayolah juara
Gak peduli provokaso lawan
Gak peduli juara bertahan
Gue dukung cuma HME
Ayolah berjaya

HME Bawah Tanah
Anak HME datang dari bawah tanah
Anak HME mendukung tim (...)nya
Dari pada dukung syalala
Lebih baik dukung HME
HME oy! Jadi juara

Kami Bukan Bonek
Kami bukan bonek
Bukan juga the jack
Bukan viking atau aremania
Kami bukan kampak
Bukan slemania
Kami ini HME ITB

     Setelah materi lagu, Eltoro memainkan permainan yang berjudul "MBC Bulaga". eltoro dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim mengirimkan 2 orang perwakilannya untuk bermain. Orang pertama bertugas untuk menebak kata yang dipilih dan orang yang kedua bertugas menjawab "YA", "TIDAK", atau "BISA JADI" sampai orang pertama berhasil menebak kata yang dipilih. Kata-kata yang dipilih adalah "Google Glass", "NIM TAG", "MPA", "Petir Ganesha", "Kuorum", "Reinhart Hutapea", "Mathilda", dll.

     Setelah itu, eltoro memainkan permainan lain, yaitu masing-masing dari dua tim mengirimkan 6 orang yang unik untuk menuliskan 7 sifat yang unik dari mereka. Kemudian 1 diantara 6 orang akan dipilih random oleh pemegang permainan untuk selanjutnya ditebak oleh kelompok lainnya yang mengarah pada sifat keunikannya. Setelah petunjuk cukup, barulah mulai menebak siapa orangnya. Jika dua kali salah dalma menebak nama, maka kesempatan habis, dan tim tersebut dianggap gagal dalam menebak.

     Kemudian Eltoro dimobilisasi kesaraga tepatnya kelapangan basket untuk bertanding basket melawan seniro. Beberapa orang dari kami ikut bermain dan sisanya menjadi supporter dipinggir lapangan. Tak lama kemudian hujan pun turun dan pertandingan dihentikann. Sebetulnya panitia telah menyiapkan untuk permainan voli dan bentengan, namun karena hujan rencan tersebut dibatalkan. Kami semua dibubarkan secara sporadis dan diminta berkumpul kembali jam 20.30 WIB dibasement labtek VIII. Esensi dari acara ini adalah untuk bersenang-senang dan mempererat hubungan kekeluargaan antara Eltoro 2012 dan Omega 2011.

     Setelah kami berkumpul di basement Labtek VIII, kami dievaluasi mengenai angkatan kami dan materi yang telah diberikan selama MBC. Pertama kami diminta untuk menjelaskan tujuan dan visi HME, kemudian diminta untuk menjabarkan kondisi angkatan kami. Angkatan kami masih banyak kekurangannya salah satunya yaitu hampir tidak pernah tercapai kuorum (hanya satu kali saat wisudaan), tugas-tugas pribadi yang tidak serius mengerjakannya, esensi tugas yang belum dapat. Selain itu kami dituntut tidak hanya menghapal "HME for Dummies" saja. Karena dengan hapal saja belum tentu kami memahami isinya. MBC Day 11 ini merupakan MBC Day terakhir sebelum lebaran dan akan dilanjutkan kembali pada saat masa perkuliahan pertama di bulan Agustus nanti. 

Kamis, 25 Juli 2013

Resume MBC Day 10

     MBC Day 10 diadakan pada tanggal  24 Juli 2013 dari pukul 13.45 WIB. Masa Eltoro yang hadir adalah 169 orang dan kuorum yang ditetapkan adalah 210 orang. Sekali lagi, eltoro tidak memenuhi kuorum. Kami pun mendapat tugas untuk mengupdate blog kami dibagian 'Tentang Kami' dengan menambah penjelasan mengapa dari 10 pertemuan MBC kami hanya satu kali memnuhi kuorum. Penjelasan ditulis minimal 80 kata. Masing-masing dari kami juga diwajibkan untuk menyebarkan link blog Eltoro pada semua jejaring sosial yang kami miliki. 

     Materi pertama pada pagi itu adalah penjelasan tentang PALAPA HME ITB, yaitu sebuah proyek pembangkit listrik tenaga air yang diprakarsai oleh mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2005. Palapa memiliki filosofi sebagai janji yang diucapkan oleh Mahapatih Gadjah Mada yang bertekad untuk menyatukan nusantara, juga Palapa merupakan satelit pertama Indonesia.

     Proyek pertama Palapa bernama Palapa Jaya yang merupakan proyek peserta MBC angkatan 2005 yang mulai digagas pada tahun 2006. Proyek ini dilaksanakan di Desa Jayamukti, Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut. Teknologi yang digunakan adalah pembangkit listrik pikohidro dengan daya yang dihasilkan sekitar 5 kW. Proyek ini dilaksanakan pada tahun 2007 dan diresmikan pada tahun 2008. Proyek ini mengundang perhatian berbagai pihak sehingga memiliki sponsor yang banyak bahkan sampai disiarkan disebuah acara televisi swasta.

     Proyek kedua Palapa dilaksanakan di Desa Mekarwangi, Kabupaten Garut. Survey pertama dimulai pada tahun 2008, dan dilanjutkan dengan pengerjaan pada tahun 2009 hingga selesai pada April 2010. Teknologi yang diusung dalam Palapa 2 ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya 10 x 100 Wp. Proyek ini diketuai oleh Ramadhani Wahono.

     Proyek ketiga Palapa dilaksanakan ditempat yang sama dengan Palapa 2. Survey awal dilaksanakan pada Agustus 2011. Proyek Palapa 3 lebih mengutamakan pemeliharaan PLTS yang sudah dibangun sebelumnya serta membangun tambahan seperti Rumah Belajar Palapa 3, pembanguna peternakan domba, dan peternakan lele. Proyek Palapa 3 diketuai oleh M. Fariz.

     Kegiatan lain yang ada di Palapa antara lain Road to Palapa 4, Training dan Pelatihan, Camping, Simulasi live in, Kunjungan ke Ibeka, KKN Tematik ITB, Ekspedisi Pelita Muda, Gebrak Indonesia, dan Wae Rebo Power. Gebrak Indonesia merupakan program gabungan lima himpunan yang ada di ITB yaitu HME, HMS, HMF, INDDAS, dan SJ-SBM. Sedangkan Wae Rebo Power merupakan program gabungan dengan masa arsitektur ITB. Program ini memfokuskan pada pengembangan pembangkit listrik tenaga mikrohidro untuk menggantikan teknologi generator diesel yang sudah ada didaerah tersebut. Pembangkit listrik ini digunakan untuk mengolah komoditas utama daerah Wae Rebo yaitu kopi. 

     Kegiatan Palapa bersifat community development artinya kegiatan ini ditujukan untuk memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Proses yang dilaksanakan dalam community development ini antara lain :
1. Identifikasi sosial
2. Identifikasi program 
3. Penilaian program
4. Aplikasi program
5. Monitoring dan evaluasi
6. Audit Sosial
7. Masukan bagi komoditas dan program selanjutnya

     Alasan Palapa menggunakan sifat community development itu sendiri karena sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi dan peran mahasiswa. Sedangkan desa sebagai target utama dalam pengerjaan proyek karena desa merupakan tingkatan pemerintahan administratif terkecil di Indonesia dan pembangunan harus dimulai dari bawah. Cara kerja yang dilakukan dalam pengerjaan Palapa yaitu :
1. Survey/observasi/pengamatan : melihat apa saja yang terjadi
2. Perumusan masalah dan potensi
3. Pengkajian solusi : penyelesaian masalah dan pengembangan potensi yang sudah ada
4. Uji Kelayakan : perkiraan apakah Palapa dapat dilaksanakan atau tidak, proses ini juga disarankan menggunakan analisis SWOT. 
5. Pelaksanaan

     Kendala Palapa selama ini adalah kesulitan dalam pemeliharaan alat yang berjarak ditengah desa yang sulit dijangkau. Lokasi survey selanjutnya diperkirakan berada di Sukabumi, Lembang, Garut, atau Tasikmalaya. Palapa ini merupakan sinergisasi dengan program Gebrak Indonesia.

     Setelah materi tersebut, peserta dipersilahkan untuk istirahat hingga pukul 15.45 WIB. Setelah itu, peserta mendapatkan materi singkat mengenai Problem Solving yang disampaikan oleh Bandito Alan Yudhautama. 

     Dalam memecahkan maslah, sebagian orang akan mencari gambaran besar dari masalah tersebut dan kemudian menemukan framework dan melakukan penyelesaian. Pola umum menyelesaikan masalah adalah :
1. Identifikasi masalah
2. Analisa
3. Stategi
4. Eksekusi

     Sedangkan framework yang biasa digunakan adalah DSPA yaitu :
1. Define ther problem : cari masalah yang akan kita selesaikan secara spesifik dengan cara SMART (spesific, measurable, actionable, realistic, time bound)
2. Structure problem : masalah harus memiliki detail
3. Prioritize issues : cari aksi terbesar dengan kerugian terkecil
4. Action plan : membuat fungsi kontrol agar jelas orang-orang yang bertanggung jawab dalam pengerjaan masalah tertentu dengan deadline waktu tertentu

     Sesuai dengan penjelasan DSPA diatas , ada empat langkah yang harus kita ambil dalam menyelesaikan masalah yang sedang kita hadap, antara lain :
1. Pilih masalah yang ada
2. Buatlah sebuah issues tree yang dapat menjelaskan beberapa cabang solusi dari masalah yang sedang kita hadapi 
3. Buat grafik prioritas dengan acuan usaha terendah dan hasil termaksimal yang dapat kita peroleh
4. Buat action plan dengan spesifikasi tugas, detail tugas, deadline, dan penanggung jawab setiap tugas yang akan dikerjakan.

     Dalam mengeksekusi action plan yang akan kita jalani, kita harus menentukan key player atau orang-orang yang berkemauan bahkan mampu dalam menjalankan tugas tersebut. Kita juga harus menggunakan alat jika memang dibutuhkan serta mengontrol secara reguler kegiatan yang telah berlangsung sesuai dengan action plan.

     Setelah mendapat materi, peserta juga mendapatkan tugas mengenai proyek angkatan yang berupa kegiatan Community Service yang bertujuan merealisasikan solusi dari masalah yang ada disekitar kita. Proyek ini harus direalisasikan paling lambat 2 bulan terhitung mulai dari 24 Juli 2013 dengan penanggung jawabnya adalah Juniro Andas. Selain tugas proyek angkatan, buku lintas angkatan juga dilanjutkan kembali dengan tambahan 2 bandito atau maharani.

     Esensi yang didapat dari MBC Day 10 ini antara lain pengetahuan mengenai Palapa sebagai bentuk pengabdian masyarakat dari HME serta pengetahuan mengenai keahlian menyelesaikan masalah yang ada disekitar kita. 

Sabtu, 20 Juli 2013

Resume MBC Day 9

     MBC Day 9 dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2013. Jumlah kami yang hadir adalah 199 orang dan masih belum memenuhi kuorum yang berjumlah 215 orang. Setelah berdo’a kami dimobilisasi menuju ke GKU Timur lantai 4 untuk memulai materi. Materi pada hari itu adalah sharing bersama dengan kak Nyoman Anjani Ketua kabinet KM ITB. Materi yang disampaikan adalah tentang kepemimpinan.

     Hal pertama yang dijelaskan adalah mengenai perbedaan siswa dan mahasiswa. Jika siswa hanya mendapat pengajaran dan pendidikan sedangkan mahasiswa mempunyai tanggung jawab lebih untuk memajukan rakyat dan negara. Kami diminta secara mandiri untuk mengembangkan karakter. Ada 6 alat/organisasi kemahasiswaan di ITB untuk mengembangkan karakter, yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit, Tim beasiswa, MWA-WM, Kabinet, Kongres. Semua alat itu tergabung dalam KM-ITB. Secara umum perbedaan BEM universitas lain dan KM-ITB adalah KM-ITB harus berkoordinasi dengan semua lembaga yang ada di ITB untuk mengambil suatu keputusan (musyawarah).

     Untuk menjadi seorang pemimpin, ada 3 hal yang harus kita miliki. Pertama adalah know the way, artinya adalah kita harus tahu terlebih dahulu apa yang akan kita lakukan, dimana kita berada dan apa perubahaan yang dibawa. Yang kedua adalah show the way, kita harus menyebarkan informasi mengenai gagasan apa yang kita bawa. Dan yang ketiga adalah lead the way, artinya kita harus bisa membawa orang lain dalam gagasan dan tujuan yang kita bawa.

      Selain itu seorang pemimpin haruslah dare to dream and dare to change. Beranilah bermimpi karena seorang yang tidak berani bermimpi berarti tidak punya visi untuk kedepan nanti. Dan sebagai mahasiswa tugas utama kita adalah belajar, tetapi kita juga harus berorganisasi dan bisa menempatkan prioritas dan juga bisa memanejemen waktu dengan baik.

     Visi KM-ITB 2013/2014 (Kabinet pelita muda) adalah KM-ITB sebagai pelita pergerakan kaum muda untuk Indonesia. Dan misi nya adalah KM-ITB muda harmonis yaitu suatu usaha untuk menurunkan arogansi antar himpunana maupun antar jurusan, KM-ITB muda dinamis yaitu meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu kampus dan nasional, KM-ITB muda berbakti yaitu menunjukkan kontribusi melalui gerakan-gerakan kemahasiswaan.

 5 arah gerak KM- ITB yaitu :
1.  KM-ITB sebagai pelopor gerakan persatuan dan kesatuan bangsa
2.  KM-ITB sebagai teladan gerakan pengembangan maasyarakat Indonesia
3. KM-ITB konsisten mengawal kebijakan pemerintah agar sesuai dengan tujuan nasional
4. KM-ITB sebagai teladan gerakan kampus berwawasan lingkungan
5. KM-ITB sebagai teladan gerakan pengembangan teknologi tepat guna untuk masyarakat

      Kunci sukses anak ITB ada 3 yaitu kecerdasan, keberanian dan relasi. Kecerdasan bukan hanya saja cerdas akademik, tetapi juga cerdas dalam bertindak dan memilih. Juga kita harus membangun relationship dengan banyak orang karena pada hakikatnya kita ini saling membutuhkan satu sama lain.

      Setelah materi disampaikan diadakanlah sesi tanya jawab. Sesi pertama dibuka 3 pertanyaan yaitu dari juniro Syaiful Bahri, Juniro Diar, dan bonita Alvita.

     Bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri? Keluar dari zona nyaman sehingga kita bisa tahu apa potensi kita, dan tahu kekurangan kita. Kembangkanlah potensi kita melalui wahana/ organisasi dan jangan lupa untuk mengembangkan softskill.

     Bagaimana cara mengatur waktu yang baik dan efisien? Tempatkan jiwa dan raga sesuai tempatnya, saat kuliah ya kuliah, saat main ya main.

     Pertanyaan apa yang Kak Nyoman sendiri belum tahu jawabannya? Pertanyaan yang sulit dijawab adalah mengapa jalan takdir saya seperti ini, mengapa saya terpilih menjadi seorang presiden KM-ITB?. Jawaban yang bisa diberikan hanya merupakan kuasa Tuhan dan dibarengi dengan doa seorang Ibu.

     Cita-cita kakak apa? Mengapa memilih masuk jurusan teknik Mesin? Dulu pas SMA ingin bekerja sebagai drilling operator karena kagum dengan salah seorang alumni. Tapi sekarang ingin menjadi seorang technopreneur.

     Bukannya KM-ITB menolak kenaikan harga BBM? Mengapa banyak juga yang setuju dengan kenaikan BBM? Sebenarnya massa secara logika menyetujui bahwa subsidi BBM harus dicabut sedikit demi sedikit, tetapi setelah melalui kajian, KM-ITB menolak karena momennya kurang tepat untuk menaikkan harga BBM karena sudah dekat dengan lebaran.

     Apa solusi untuk merangkul himpunan yang ada di ITB karena dirasa kabinet KM-ITB  kurang merangkul himpunan yang ada di ITB? Salah satu cara nya yaitu mengundang semua massa himpunan dan massa unit pada saat pembuatan proker.

     Sesi kedua kembali dibuka tiga pertanyaan. Pada sesi ini yang bertanya adalah juniro ammar, juniro Ipung, dan juniro Arfie.

     Bagaimana cara melakukan pendekatan agar orang lain satu pemahaman dengan kita? Mendekati secara personal, kurang lebih sama seperti MLM, membuat janji untuk bertemu dan memberitahu gagasan apa yang kita akan bawa.

     Pergerakan mahasiswa yang idela itu bagaimana? Apakah membela yang benar atau membela rakyat? Pergerakan yang ideal adalah pergerakan moral yaitu menggunakan logika berpikir dan hati nurani untuk membela masyarakat. Sebelum bertindak dan mengambil keputusan, pikirkanlah nasib rakyat kecil.

     Bagaimana cara mengatasi rasa ketakutan saat keluar dari zona nyaman? Hadapilah dengan berani. Kembangkan potensi untuk menutup rasa ketakutan kita, karena semua kesulitan pasti ada solusinya.

      Setelah berakhirnya sesi tanya jawab maka berakhirlah sharing pada hari itu, kami dibubarkan untuk istirahat dan shalat dan harus kembali satu angkatan pada pukul 13.10 WIB.

      Pukul 13.10 siang, kami berkumpul kembali di basement labtek VIII. Tidak ada forum, kami ditagih mengenai buku angkatan yang sudah satu bulan ditugaskan dan dites. Dari enam yang dites, hanya 3 orang yang berhasil menyebutkan semua nama peserta yang hadir pada hari itu. Seniro dan senorita sangat kecewa karena banyak diantara kami yang belum mengenal satu sama lain. Selanjutnya barisan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu yang hapal lebih dari 150 dan yang hapal kurang dari 150. Saya termasuk kedalam kelompok yang kedua. Kami diminta untuk memberikan alasan kenapa kami hapal kurang dari 150 orang, dan kami juga diminta solusi bagaimana agar kami bisa mengingat satu angkatan. Beberapa solusi yang diajukan adalah membuat sebuah database mengenai identitas dan disertai dengan foto, memaksimalkan kumpul angkatan, dan diadakan semacam games untuk lebih mudah mengingat satu angkatan.


      Setelah selesai, kedua kelompok disatukan dan kami dimobilisasi untuk pulang. 

Rabu, 17 Juli 2013

Resume MBC Day 8

     MBC Day 8 dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Juli 2013. Jumlah kami yang hadir adalah 190 orang dan ditambah 2 orang yang terlambat. MBC day 8 hanya diisi dengan forum yang membahas tentang wisudaan, tugas, dan lain-lain.

     Topik pertama yang dibahas adalah mengenai apa yang didapat selama persiapan wisuda dan eksekusinya. Tentu banyak yang kami dapat selama persiapan wisuda, mulai dari lebih kompak, saling bantu, kebersaman yang begitu dekat, profesionalitas, dan manajemen waktu dan kerja. Seniro dan senorita meminta kami agar tetap menjaga semangat kami tidak hanya pada saat arak-arakan wisudaan saja.

     Topik selanjutnya adalah evaluasi keberjalanan wisuda. Beberapa evaluasi yang diangkat adalah suara danlap yang kurang kedengaran, bagian barikade masih bingung, dan banyak yang kerjanya serabutan. Untuk suara danlap yang kurang kedengaran, maka oleh sebab itu ada tim genderang sebagai pengatur ritme. Bagian barikade yang masih bingung seharusnya lebih memahami apa yang dikatakan pada saat H-1 wisudaan, yaitu barikade berfungsi untuk menjaga gundala-gundili dari ancaman luar, dan mencegah gundla-gundili agar tidak keluar barisan. Seniro meminta kami untuk membuat timeline yang jelas sehingga kami dapat menetukan progress suatu kegiatan. Seniro juga menambahkan bahwa pengalaman yang kami dapat adalah sebagai pembelajaran agar kedepannya lebih baik lagi.

     Selanjutnya dibahas mengenai tugas pribadi, yaitu isu-isu elektroteknik, laporan dengan format IEEE, resemu MBC dalam blog, dan buku angkatan. Untuk isu-isu elektroteknik masih ada yang belum mengumpulkan begitu juga dengan laporan IEEE. Untuk blog, masih ada yang belum membuat blog, dan masih banyak yang mengumpulkan atau mengkonfirmasi tidak tepat waktu atau telat. Padahal esensi dari tugas blog ini adalah melatih kami agar tepat waktu, karena selama keberjalanan kuliah nanti akan banyak laporan yang harus dikumpulkan sebelum deadline-nya. Dan jika telat dalam mengumpulkannya, tidak tanggung-tanggung, nilai laporan adalah 0. Selanjutnya mengenai buku angkatan, juniro dan bonita yang sudah berhasil mengumpulkan diatas 200 hanya segelintir saja, sedangkan yang dibawah seratus masih banyak. Beberapa kendala yang dihadapi adalah karena setiap kali kumpul angkatan yang datang hanya yang itu-itu saja, dan beberpa teman kami lebih menekankan kenal lebih dalam sehingga dia harus mengurangi kuota berkenalannya pada saat kumpul angkatan. Seniro dan senorita memberikan deasline terakhir bagi tugas ini adalah untuk tugas isu-isu elektroteknik dan laporan dengan format IEEE hari kamis, untuk resume MBC Day 3 samapai day 7 adalah hari Sabtu, dan buku angkatan sudah harus lengkap pada hari Senin. Selain itu teman-teman kami yang tidak datang pada MBC Day 8 dan masih berada di Bandung diwajibkan untuk hadir pada hari Rabu, 17 Juli 2013 pukul 10.00 WIB di basement labtek VIII.

     Topik selanjutnya adalah mengenai masalah menyapa. Banyak diantar juniro dan bonita jika ketemu seniro atau senorita masih cuek bahkan ada yang membuang muka. Diharapkan kepada juniro atau bonita yang bertemu seniro, senorita, bandito ataupun maharani agar menyapa. Adapun esensi dari kenal lintas angkatan ini adalah kita lebih akrab dan tidak canggung, selain itu kita bisa meminta pendapat ataupun sharing pengalaman kepada mereka. Dan masalah menyapa ini dibuat dalam format tugas buku lintas angkatan. Kami harus mewawancarai sedikitnya 20 seniro, 10 senorita, dan 5 bandito atau maharani dengan deadline tugas adalah hari Sabtu.


     Topik selanjutnya adalah mengenai kesalahan terbesar kami yaitu mencoreng muka HME dan muka kami sendiri dimata K3L dan massa kampus karena telah merusak sarana dan prasarana kampus. Kami masih bersikap kekanak-kanakan, karena permainan yang kami mainkan adalah permainan yang berbahaya dan bisa menyebabkan hal-hal yang sangat tidak diinginkan. Kami seharusnya bersikap lebih dewasa, harus lebih bisa mengendalikan diri dan berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Ambil hal ini sebagai pelajaran yang sangat berharga sehingga kami menjadi angkatan yang lebih baik kedepannya. 

Minggu, 14 Juli 2013

Resume MBC Day 7

     MBC Day 7 dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juli 2013. Ada sesuatu yang khusus pada MBC kali ini, yaitu kami akan mengarak gundala-gundili. Apel pagi dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB dengan jumlah hadir 214 orang ditambah 2 orang terlambat. Sehingga jumlah fisik yang hadir pada saat itu adalah 216 orang. Setelah diadakan cek spek (payung dan semangat), kami diminta menyanyikan mars eltoro. Dan pagi itu juga kami diajarkan mars HME.

Mars HME
Elektro ITB derap langkahmu menggema
Elektro ITB desah napasmu menggetarkan udara
Elektro ITB bakti karyamu jadi dambaan bangsa
Berjayalah selalu dimata dunia Elektro ITB
Pemimpin mars : Oke Champ
Jawaban : Elektro elektro elektro
(diulang 3x)
Pemimpin mars : Elektro
Jawaban : We can fight
(diulang 3x)

     Setelah apel pagi, kami dipersilahkan untuk istirahat dan mempersiapkan segala sesuatu untuk arak-arakan nantinya. Mulai dari properti, riasan penampil, kostum, penyimpanan tas, dan PJ Payung. Properti massal seperti kalung LED, bando LED, dan sorban pun dibagikan. Pukul 12.15 kami bersiap untuk kesaraga, kondisi cuaca saat itu gerimis sehingga kami harus memutar melalui jalur teduh untuk bisa sampai ke saraga. Sesampainya disaraga, ternyata terjadi perubahan rencana, yaitu HME yang awalnya mendapat giliran pertama diundur karena beberapa hal. Setelah sampai pada giliran HME, kami segera membentuk formasi U dan meneriakkan E-L-Elektro. Kami juga menyanyikan lagu mars HME dengan penuh semangat. Kemudian kami membentuk formasi arak-arakan, di tunnel kami berhenti sejenak karena himpunan sebelum HME masih berada di pintu tunnel. Setelah keluar dari tunnel kami kembali menyanyikan lagu mars HME walaupun hujan makin deras. Kami melewati jalur yang telah ditetapkan, hujan semakin deras, dan kami semua sudah basah kuyup termasuk para performers. Setelah tiba di gerbang depan, performers langsung mengambil tempat, tidak peduli walau hujan sangat deras.


     Setelah selesai, kami menuju ke basement labtek VIII dan istirahat disana. Para seniro dan senorita mengapresiasi kami karena acara kali ini berjalan lancar dan penuh semangat. Seniro juga menekankan bahwa hal-hal lain seperti hujan ataupun yang lainnya itu semua sudah merupakan kehendak Yang Maha Kuasa. Perwakilan gundala-gundili juga mengucapkan terimakasih kepada kami yang telah mau ikut mengarak mereka walau dalam keadaan berpuasa dan juga hujan. Semoga kebersamaan dan semangat eltoro tidak hanya berhenti sampai disini. 

Jumat, 12 Juli 2013

Resume MBC Day 6

     MBC Day 6 dilaksanakan di Lapangan Parkir Baksil. Pada apel pagi, jumlah kami yang hadir adalah 199 orang, ditambah 6 orang SP, dan 1 orang yang terlambat, sehingga jumlah fisik kami yang hadir adalah 206 orang, sesuai dengan jumlah orang yang mengkonfirmasi kehadiran sebelumnya. Walau ada peningkatan dari day sebelumnya, jumlah ini masih jauh dari kuorum yang ditetapkan sebelumnya yaitu 228 orang.
     
     Materi pertama pada pagi itu adalah kami diajarkan beberapa lagu-lagu supporteran HME, yaitu Disini EL, HME Himpunanku, dan Percayalah.

Disini EL
Disini EL
Disana ...
HME dan .... bersaudara
(diulang 2 x)
Lalalala

HME Himpunanku
HME, HME Himpunanku
Majulah HME pantang mundur
Tunjukkan kilatmu, tunjukkanlah tawamu
Kami satu HME selalu

Percayalah
Perayalah HME
Meski dihadang lawan
Kamu ga sendirian
Yo rame-rame, yo sama-sama
Kita nyanyi bersama
Percayalah HME
Meski penuh ancaman
Kamu ga sendirian
Lalalalala

     Pada hari itu masih banyak diantara kami yang masih belum hapal lirik maupun nadanya. Seniro dan senorita meminta kami agar serius dan harus hafal lagu-lagu tersebut dan memberikan performa terbaik pada saat arak-arakan gundala-gundili.
     
     Kemudian kami dimobilisasi ke saraga untuk latihan pembentukan formasi untuk arak-arakan nanti. Formasi pertama yaitu formasi U, formasi ini digunakan untuk menyambut gundala-gundili yang baru keluara dari Sabuga. Formasi ini terdiri dari 35 banjar berada didepan, 4 orang maskot berada di depan 35 banjar, dan 2 barisan lain disebelah kiri dan kanan dari 35 banjar sehingga membentuk huruf U. Formasi ini dilakukan sampai semua gundala-gundili selesai membentuk barisan. Selama gundala-gundili membentuk barisan, kami menyanyikan lagu E-L-Elektro berulang-ulang sampai barisan terbentuk. Formasi selanjutnya adalah formasi arak-arakan. Formasi ini terdiri dari 4 orang maskot berada didepan barisan, dikiri dan kanan nya terdapat satu orang pemegang bendera, sehingga terbentuk 6 banjar. Dibelakang maskot dan pemegang bendera terdapat performers, kemudian diikuti oleh 4 banjar wisudawan sepanjang 31 shaf. Disisi kiri dan kanan dari barisan wisudawan dibuat barikade dari angkatan kami. Dibelakangnya diikuti oleh pengarak. Bagian luar barisan  dikelilingi oleh massa HME lainnya. Kami juga diminta untuk memakai pakaian yang seragam.

     Setelah latihan pembentukan formasi, kami mengadakan simulasi arak-arakan wisuda dengan mengelilingi saraga sambil terus menyanyikan lagu-lagu HME. Masih ada kesalahan tempo antara barisan depan dan belakang, karena tim genderang sebagai pengatur tempo tidak membawa genderangnya. Untuk formasi arak-arakan, ketika melewati pintu tunnel, diadakan secara sporadis apabila tidak muat untuk 6 banjar, dan kemudian harus sesegera mungkin kembali membentuk barisan. Setelah mengadakan simulasi kami diminta istirahat sebentar, dan diberi tahu rute arak-arakan yaitu dari saraga ke tunnel terus kedepan melewati jalur lingkar barat.

     Setelah istirahat selama 2 jam, acara dilanjutkan dengan forum yang membahas persiapan acara arak-arakan mulai dari properti, penampilan, dekorasi, dan kesiapan kami. Dari properti, pengerjaan karpet hanya tinggal finishing, teko sudah 50%, dan backdrop 70%. Kendala dari properti yang belum selesai ini adalah waktu kerja efektif yang berkurang, juga kurangnya SDM karena banyak diklat divisi, beberapa performer juga membantu sudah membantu dalam pembuatan properti. Masalah lainnya adalah perkakas pembuatan yang hilang. Solusi yang diajukan adalah optimalkan kerja dengan cara kerja cerdas, kami harus pandai meletakkan SDM, untuk properti yang sudah hampir finishing, kami cukup meletakkan beberapa orang saja, dan yang lainnya membantu di properti lain. Selain itu seniro juga menawarkan tempat untuk menyimpan perkakas berharga, selain itu seniro juga menyampaikan untuk jangan sungkan untuk bertanya maupun meminta bantuan.

     Untuk performance, semua gerakan telah selesai, ada 7 scene dengan jumlah semua performers adalah 83 orang. Beberapa kendala dari performance yaitu kurang ekspresi dan kurang penghayatan. Selain itu latihan sering tidak tepat waktu karena banyak performers yang sering terlambat hadir sehingga mengganggu jadwal latihan, speaker juga diperlukan selama latihan. Untuk kostum, seniro dan senorita meminta agar kostum yang digunakan harus sopan apalagi dibulan suci Ramadhan.

     Untuk performance, awalnya kami diberi tahu bahwa STEI mendapat urutan ketiga yang akan diperkiran nampil pukul 3 sore, tapi di sore harinya, ternyata STEI mendapat urutan pertama dan harus performer sekitar pukul 12.00 siang. Durasi performance yang diberitahukan awalnya adalah 10 menit dan sudah termasuk persiapan, akan tetapi ternyata ada perubahan disore hari, waktu performance dipotong menjadi 7 menit.


     Diakhir forum, seniro dan senorita mengingatkan kami agar massa yang ikut acara arak-arakan harus lebih banyak sehingga ditunjuk seorang PJ untuk masalah kehadiran pada hari Sabtu nanti. Selain itu, seniro dan senorita juga meminta kami agar menghapal semua lagu yang telah diajarkan kepada kami. Grasiadi menjadi PJ untuk memastikan bahwa seluruh angkatan kami hapal seluruh lagu-lagu HME. Dan yang terakhir kami diminta untuk membawa semangat terbaik untuk performa yang terbaik pada acara arak-arakan wisuda nanti walaupun sebagian dari kami dalam keadaaan berpuasa. 

Selasa, 09 Juli 2013

Resume MBC Day 5

     MBC Day 5 dilaksanakan pada hari Senin, 8 Juli 2013, waktu kedatangan kami adalah 7.14 WIB. Kuorum pada pagi itu sangat mengecewakan karena kami telah membuat sejarah baru, mencetak rekor terburuk dalam menghadirkan kuorum pada day MBC. Kuorum kami pagi itu adalah 166 orang. Sangat jauh turun nya dibandingkan dengan day-day sebelumnya. Kami diberikan waktu selama 45 menit untuk memanggil teman-teman yang lain agar kuorum tercapai. Setelah 45 menit habis, kami berhasil menambah kuorum menjadi 177 orang. 

     Setelah apel pagi, kami dimobilisasi menuju pool bus dan kami diminta berbaris dengan lurus. Kemudian kami dites oleh seniro dan senorita mengenai lagu-lagu supporteran HME baik itu nada maupun liriknya. Hasilnya masih banyak dari kami yang belum benar liriknya ataupun nadanya. Tes berikutnya adalah uji kenal. Kami diminta untuk mengumpulkan buku angkatan dan diuji apakah kita kenal dengan foto yang ada di buku angkatan. Hasilnya sama seperti tadi. Banyak yang belum mengenal satu angkatan. Padahal dengan mengenal satu angkatan, kita lebih peduli karena menganggap nya sebagai keluarga kita sendiri, selain itu dengan mengenal satu angkatan kita bisa lebih solid, lebih kompak, dan at least kita nggak awkward jika bertemu. 

     Setelah  itu kami dipersilahkan untuk ishoma dan berkumpul kembali di parkiran labtek VIII pukul 12.30 WIB. Setelah berkumpul, diadakanlah forum untuk mengevaluasi tugas-tugas yang diberikan kepada kami dengan moderator oleh seniro Gabriel. Tugas pertama yang dibahas adalah tugas bendera dan baliho, seniro dan senorita mengapresiasi kami atas hasil kerja baliho dan bendera. Pengerjaannya juga baik karena melibatkan banyak massa eltoro dengan sistem shift. Esensi dari tugas ini adalah, ada suatu rasa bangga setelah menyelesaikan  tugas ini mengingat bendera dan baliho akan digunakan untuk mengarak gundala-gundili. Selain itu, tugas ini juga merupakan suatu wadah untuk lebih mengenal dan mengakrabkan diri di Eltoro 2012. Selain itu juga meningkatkan kepedulian angkatan dengan mengantar pulang bonita-bonita yang harus pulang larut malam.

     Tugas selanjutnya adalah blog pribadi dan blog angkatan beserta resume. Dari seniro dan senorita, masih banyak dari kami yang tidak mengumpulkan tepat pada waktunya (deadline adalah pukul 12.00 WIB H+1 MBC), bahkan masih ada yang belum membuata sama sekali. Selain itu isi dari resume masih belum memenuhi spesifikasi karena tidak mengandung esensi dan masih kurang dari 300 kata. Untuk blog angkatan, isinya selalu diupdate oleh tim yang dibentuk oleh PJ Blog, selain itu, bagi juniro dan bonita yang ingin menyumbangkan tulisannya, dapat menghubungi tim tersebut. Esensi dari blog ini adalah memudahkan kami dalam menyampaikan materi kepada teman-teman yang tidak bisa hadir pada MBC day tersebut.

     Selanjutnya adalah tugas NIM Tag yang menggunakan sistem mentor, kawan-kawan yang lebih pandai akan mendampingi teman-teman lainnya. Saya sangat terbantu dengan sistem ini karena pada saat merangkai rangkaian saya terbalik, sehingga saya harus menempatkan IC saya di bagian bawah dari PCB, dan saya mengerjakan rangkaian hingga selesai selama 4 jam. Namun masih ada kekurangan dari NIM Tag ini, yaitu masih ada NIM Tag yang belum menyala, dan casing yang tidak seragam. Pada day 6, NIM Tag sudah harus seragam. Esensi dari tugas ini adalah aplikasi dari manusia pembelajar. Kami mendapat wawasan baru dalam pembuatann NIM Tag ini. Selain itu, ini lah yang membedakan kami dengan yang lain. 

     Tugas berikutnya adalah panji HME. Ada 4 kelompok yang mengerjakan panji ini, tiap panji terdiri dari dua kelompok. Esensi dari tugas ini adalah manajemen tugas dengan memanfaatkan SDM yang ada semaksimal mungkin sesuai bidang keahlian. Selain itu, panji ini juga menunjukkan identitas kami sebagai mahasiswa elektroteknik dan berbeda dengan himpunan lain. 

     Tugas berikutnya adalah buku angkatan. Masih banyak kekurangan dari buku angkatan ini, mulai dari ketidakseragaman sampul, dan  belum ada yang menyelesaikan buku angkatan. Kesulitan menyelesaikan buku angkatan ini adalah karena setiap kumpul angkatan, orang yang ditemui hanya yang itu-itu saja, sehingga tidak ada yang bertambah dari buku angkatan ini. Untuk selanjutnya akan diterapkan strategi jemput bola dengan mendatangi teman-teman yang tidak pernah hadir dalam kumpul angkatan.

     Seniro dan senorita mengingatkan kepada kami untuk tidak memberikan alasan malas, lupa, ataupun diklat OSKM sebagai alasan untuk tidak mengerjakan tugas. Karena itu adalah konsekuensi dari pilihan yang telah kita tetapkan. Kuorum pada day selanjutnya adalah 228 orang setelah melalui pembahasan yang alot dan perhitungan dengan mempertimbangkan yang tidak bisa hadir. Perhitungannya adalah 11  orang pulang kampung atau diluar kota, 5 orang P3R, 3 orang belum mau mengikuti MBC, 2 orang diopname, dan 8 orang sebagai galat. Forum ditutup pada pukul 16.00 WIB. Diharapkan pada day selanjutnya tugas dan kuorum yang telah disepakati bersama dapat terpenuhi.

Sabtu, 06 Juli 2013

Resume MBC Day 4

     MBC Day 4 dilaksanakan pada hari Jum'at 5 Juli 2013. Pada saat apel pagi, jumlah kami yang hadir hanya 205 orang saja, kurang 30 orang dari kuorum yang diminta, sehingga mengakibatkan ketua agkatan kami, Septian, terpaksa tidak mengikuti MBC Day 4 karena perjanjian yang telah disepakati bersama. Walau kami telah berusaha untuk membujuk seniro dan senorita agar ketua angkatan Eltoro 2012 tetap diperbolehkan mengikuti MBC Day 4, namun janji haruslah dipenuhi. Kami harus memenuhi janji yang telah kami sepakati bersama, dan tidak boleh mengingkari ataupun menangguhkannya.

     Setelah apel pagi, check spek, pengumpulan tugas dan surat izin, kami menerima materi pertama kami, yaitu lagu-lagu supporteran HME. Ada 5 lagu yang diajarkan, yaitu HME Punya Kita, Assalamu'alaikum, Ayo HME Kalahkan, ... Punya Siapa, TPB Idol. 

HME Punya Kita
HME punya kita
Abu-abu warna jahim kita
Kuingin HME juara
Sekarang juga
Labtek VIII punya kita
132 milik kita
Kuingin HME berjaya
Di Indonesia

Assalmu'alaikum
Assalamu'alakum
Wa'alaikum salam
Assalamu'alaikum
Wa'alaikum Salam
HME datang
HME datang

Ayo HME Kalahkan
Ayo HME kalahkan lawan kalian
Tanpa ragu bobol gawang lawan
Kita haruslah jadi juara
Juara liga Ganesha

... Punya Siapa
... punya siapa
HME yang punya
Punya HME
Punya HME

TPB Idol
Mulai dari FMIPA sampai FTI
Cowok HME tetap yang jadi idola
Mulai dari dulu sampai saat ini
Cowok HME tetap yang jadi juara
Cowok HME Idola TPB
Cowok HME Idola TPB

     Setelah materi lagu-lagu HME, kami dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil beranggotakan 10-11 peserta, dengan seniro atau senorita sebagai moderator. Dalam kelompok tersebut kami menyampaikan materi tentang isu-isu elektroteknik yang telah kami cari sebelumnya. Teman-teman kelompok saya membahas tentang :
1. Motion Leap Tracker oleh Luthfan
2. Smart Grid oleh Ardyan
3. Layar Sentuh 3D oleh Isro
4. Oculuss rift oleh Wahid
5. Smart Grid  oleh Rahmi 
6. Leap Motion Controller oleh Sri
7. Graffin sebagai pendingin rangkaian oleh Bimo
8. Neuro Headset oleh Adit
9. Broadband via Powerline oleh saya sendiri
10. Rompi game oleh Ahmad
11. LTE oleh Riksa
     Diskusi kami berlangsung seru karena tiap-tiap peserta penasaran dengan isu-isu elektroteknik yang diangkat oleh peserta lainnya.

     Setelah diskusi selesai, materi dilanjutkan dengan HME Ngoprek. Kami diminta membuat rangkaian flip-flop dengan alat yang telah diberikan oleh seniro dan senorita. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 sampai 6 peserta. Komponen dan alat-alat yang diperlukan untuk membuat rangkaian ini adalah :
1. PCB
2. LED
3. Resistor
4. Kapasitor polar dan non-polar
5. IC NE555 dan Socket IC
6. Sakelar
7. Baterai
8. Kabel Jumper
9. Solder
10. Timah
11. Penyedot Timah

    Kami tidak hanya diminta membuat rangkaian flip-flop, tapi kami juga mempertandingkannya dengan aturan setiap 5 menit, orang yang menyolder berganti, sehingga semua orang dalam kelompok berkesempatan menyolder rangkaian. Kelompok saya berhasil merangkai rangkaian tercepat dan berhasil meraih juara pertama. Dan kami juga mendapatkan hadiah.

     Setelah selesai membuat rangkaian, kami diperkenankan untuk sholat Jum'at dan makan siang. Kami berkumpul kembali pada pukul 13.00 WIB untuk mendengarkan nasihat dan pengumuman. Selain itu, seniro dan senorita juga menanyakan progress dari tugas yang kami kerjakan. Seniro dan senorita juga meminta kami untuk meningkatkan usaha kami dalam pemenuhan kuorum yang telah disepakati.

     Semoga Eltoro menjadi angkatan yang solid dan saling paduli satu sama lain.

Kamis, 04 Juli 2013

Resume MBC Day 3

Day 3 diawali dengan apel pagi di selasar basement labtek VIII. Pada apel pagi ini jumlah peserta yang hadir adalah 219 orang, jauh dari angka kuorum yang ditetapkan bersama yaitu 235 orang. Hal ini membuat seniro dan senorita merasa  kecewa. Selain kuorum yang tidak terpenuhi, masih ada kesalahan-kesalahan lain yang kami perbuat, yaitu tidak mengumpulkan tugas kepada PJ pengumpulan tugas, ketidaklengkapan absen, dan datang terlambat.

Setelah selesai melaksanakan apel pagi, kami menerima materi dari seniro dan senorita. Materi pertama pada MBC Day 3 adalah lagu-lagu HME. Ada 4 lagu yang diajarkan yaitu :
1. Abu-Abu
2. HME Petirnya ITB
3. Hanya ada Satu
4. Apa Jadinya

Setelah materi tersebut selesai, dilanjutkan dengan materi Buka Mata yang merupakan salah satu proker dari Kementrian Keprofesian HME ITB yang bertujuan menambah wawasan kami tentang keprofesian. Pembahasan kali ini adalah IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineering). IEEE merupakan sebuah asosiasi keprofesian non-profit terbesar yang berpusat di New York yang bertujuan pendidikan yang mengarah langsung pada pengembangan teori dan aplikasi dari bidang elektro, elektronika, dan computer engineering.

Beberapa topik yang menjadi bahasan IEEE yaitu :
1. Engineering profession 
2. Communication, networking, & broadcasting 
3. Hardware & software
4.  Component, circuit, device, & system
5. Field, wave, & electromagnetics 
6.  Robotics & control system
7. Power, energy, & Industry Aplication
8. Aerospace
9.  Bioengineering

Adapun member yang tergabung dalam IEEE :
1. Student member
2. Members
3. Society affiliates
4. Senior members
5. Fellow members
6. Honorary members
7. Life members

Manfaat yang didapat jika menjadi member di IEEE adalah kita mendapatkan informasi teknologi terbaru masa kini, mendapatkan wawasan keprofesian yang lebih serta mendapatkan sumber bacaan jurnal-jurnal penelitian elektroteknik. Contoh teknolgi terbarunya adalah alat yang bertemakan Gesture Tracking Device, yaitu Leap Motion Controller. Bentuknya balok dengan kamera dan sensor infrared yang kepresisiannya 0.01 mm. Alat ini bisa mendeteksi pergerakan anggota tubuh dan dapat merekam perbedaan jari dari jempol sampai kelingking. Selanjutnya ada MYO (Yunani : otot) yang berbentuk gelang yang mampu mendeteksi kontraksi otot, memanfaatkan muatan pada neuron dan memperbesarnya sehingga bisa dimanfaatkan  untuk kendali suatu perangkat lain. Selanjutnya ada Smart Grid, yang merupakan suatu sistem distribusi energi listrik yang otomatis, ada penyampaian feedback, dan informasi yang disampaikan bersifat real time. Apabila ada gangguan pada suatu wilayah, maka distribusi listrik di wilayah tersebut langsung dimatikan sebelum meyebar ke wilayah lain. Selain itu juga ada pembahasan tentang Tesla Coil.

Selanjutnya adalah penyampaian materi sekaligus pemberian tugas dari dvisi workshop. Materi yang disampaikan adalah beberapa penjelasan tentang komponen-komponen elektronik. Selain itu juga diajarkan cara menyolder yang baik dan benarTugas yang diberikan adalah membuat NIM Tag. Materi terakhir adalah tentang pengenalan mata kuliah pada kurikulum baru oleh Kementrian Kesejahteraan Anggota. Juga ada pengenalan tentang praktikum di Lab Dasar, apa saja yang harus dilakukan sebelum praktikum, saat praktikum, dan setelah praktikum. Beberapa peraturan juga dijelaskan, contohya adalah jika kita terlambat dalam mengikuti praktikum labdas, maka indeks praktikum otomatis menjadi E dan kita harus mengulang pada tahun berikutnya. Selain itu juga diberikan beberapa tips saat praktikum labdas, contohnya jangan grogi, selalu mendokumentasikan apa yang terjadi pada praktikum, dan jangan malu bertanya pada asisten jika ragu-ragu dalam menemui kesulitan.

Diakhir day, kami diberi beberapa tugas, yaitu :
1. Membuat blog pribadi yang berisi resume MBC Day sebelumnya dengan minimal resume adalah 300 kata
2. Membuat blog angkatan
3. Membuat panji-panji yang dihiasi dengan LED dan harus tahan air 
4. Membuat NIM Tag sesuai spesifikasi
5. Membuat review tentang kekecewaan para seniro dan senorita
6Membuat tugas menulis kalimat


Selain itu, kami juga ditanyai tentang nama angkatan, makna serta simbol angkatan kami, yaitu Eltoro. Kami juga harus lebih meningkatkan kepedulian pada angkatan kami. Selain itu beberapa posisi juga diganti agar setiap peserta belajar untuk memiliki tanggung jawab.