Anak Biasa yang Tidak Terduga
belajar menulis tanpa pena
Sabtu, 11 Juni 2016
Selasa, 19 April 2016
19/04/2016 22:45
Tadi kau bilang apa di Duniamu?
Tangan dan kakiku...
Kau tak pernah bisa melihat sosokmu sendiri
Kau cuma bisa sejenak melihat dirimu sendiri melalui cermin
Matamu cuma bisa membuatmu melihat dunia...
Dari sudut pandang orang pertama
Kaulah satu-satunya karakter utama
Itulah Duniamu
Apakah pandangan orang...
Atas dirimu sungguh penting buatmu?
Tangan dan kakiku...
Kau tak pernah bisa melihat sosokmu sendiri
Kau cuma bisa sejenak melihat dirimu sendiri melalui cermin
Matamu cuma bisa membuatmu melihat dunia...
Dari sudut pandang orang pertama
Kaulah satu-satunya karakter utama
Itulah Duniamu
Apakah pandangan orang...
Atas dirimu sungguh penting buatmu?
Selasa, 05 April 2016
Jumat, 22 Januari 2016
Opini 22/01/2016 17:35
Terlepas dari siapa yang benar dan salah antara polisi dan sopir (https://www.youtube.com/watch?v=TnIpN2y5-mI), tidak sepatutnya kita menghina atau menjelek-jelekkan polisi tersebut apalagi sampai membawa satu instansi kepolisian.
Jika pak polisi tersebut memang salah dalam memahami pengertian parkir dan berhenti, cukup berikan teguran dan sertakan juga bukti yang mendukungnya dan jangan berlebihan, apalagi sampai membuat pernyataan yang menjelek-jelekkan polisi tersebut, misalnya (maaf) bodoh, tolol, dsb.
Sebagai seorang manusia, wajar rasanya jika mempunyai kesalahan, tugas yang lain hanyalah memberi teguran atau nasehat. Dan jangan pernah berpikiran hanya karena satu orang polisi yang berbuat kesalahan, maka semua polisi salah.
Tapi, jika ditanya mengenai pendapat pribadi mengenai video tersebut, saya setuju sopir tersebut ditilang, karena dia berhenti tanpa alasan yang kuat, misalnya menurunkan penumpang/barang, Dan menurut saya, pengendara yang memberhentikan kendaraannya dipinggir jalan (baik itu parkir atau tidak) tanpa alasan yang jelas hanya akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Dilain sisi, saya juga tidak membenarkan tindakan polisi yang menilang sopir dengan alasan yang salah. Jika polisi tidak tahu atau lupa mengenai UU yang berlaku, baik UU lalu lintas atau yang lainnya, jangan sekali-kali merasa malu atau gengsi untuk mengecek nya, dimana teknologi sekarang sudah maju dan mudah untuk mencari informasi. Jika UU yang diberlakukan untuk menilang pengendara dirasa sudah benar tinggal ditunjukkan kepengendara tersebut. Jika salah, jangan sungkan untuk meminta maaf (jika polisi salah dan meminta maaf, jangan pula pengendara menghina polisi tersebut (kembali baca paragraf pertama)).
Sebagai penutup, pesan yang ingin saya sampaikan adalah jangan sampai rasa persataun yang kita junjung dalam pancasila sila ketiga rusak atau pecah hanya karena masalah ini. Jangan dengan mudahnya menghina seseorang hanya karena kesalahan yang diperbuatnya. Saling memaafkan adalah kunci persatuan dalam hidup ini. Bagi pengendara, tetap patuhi semua peraturan berlalu-lintas demi keselamatan kita bersama, tetap bekerja sama dalam mengawasi para penegak hukum, dan jangan sungkan untuk memberikan teguran atau nasehat. Bagi para penegak hukum, terimakasih jika anda semua sudah menjalankan kewajiban anda dengan baik, sebagai pelindung, pengayom, dan penegak keadilan dimasyarakat, jangan sungkan untuk mengecek kembali jika anda lupa atau tidak tahu, jangan merasa paling benar sehingga tidak mau menerima teguran atau nasehat, dan jangan sungkan untuk meminta maaf jika salah.
Mari bersama-sama kita amalkan butir-butir pengamalan Pancasila sila ketiga.
n.b. Tulisan ini dibuat bukan untuk membenarkan satu pihak atau menyalahkan pihak lain. Tulisan ini dibuat karena saya ingin belajar menulis opini pribadi, dan saya mulai terganggu dengan beberapa postingan dan komentar di media sosial.
Sebagai penutup, pesan yang ingin saya sampaikan adalah jangan sampai rasa persataun yang kita junjung dalam pancasila sila ketiga rusak atau pecah hanya karena masalah ini. Jangan dengan mudahnya menghina seseorang hanya karena kesalahan yang diperbuatnya. Saling memaafkan adalah kunci persatuan dalam hidup ini. Bagi pengendara, tetap patuhi semua peraturan berlalu-lintas demi keselamatan kita bersama, tetap bekerja sama dalam mengawasi para penegak hukum, dan jangan sungkan untuk memberikan teguran atau nasehat. Bagi para penegak hukum, terimakasih jika anda semua sudah menjalankan kewajiban anda dengan baik, sebagai pelindung, pengayom, dan penegak keadilan dimasyarakat, jangan sungkan untuk mengecek kembali jika anda lupa atau tidak tahu, jangan merasa paling benar sehingga tidak mau menerima teguran atau nasehat, dan jangan sungkan untuk meminta maaf jika salah.
Mari bersama-sama kita amalkan butir-butir pengamalan Pancasila sila ketiga.
n.b. Tulisan ini dibuat bukan untuk membenarkan satu pihak atau menyalahkan pihak lain. Tulisan ini dibuat karena saya ingin belajar menulis opini pribadi, dan saya mulai terganggu dengan beberapa postingan dan komentar di media sosial.
Senin, 11 Januari 2016
11/01/2016 12:38
Tak sengaja lihat salah satu video di facebook. Intinya adalah tentang seseorang yang mengikuti acara uji nyali. Uji nyali dilakukan dari jam 12 malam sampai jam 5 subuh. Syaratnya tidak boleh tidur, dan kalau menyerah tinggal lambaikan tangan tanda menyerah. Setelah menunggu sekian jam tanpa terjadi apapun, tiba-tiba orang ini melihat sekelebat cahaya melintas. Segera dia buang pikiran negatif nya sambil berpikir mungkin cahaya lampu senter para kru. Tapi setelah dia lihat lagi, makin jelas cahaya putih tersebut dan mendekati dia, Saya tidak tahu apakah yang mendekati dia itu memang salah satu dari makhluk lain atau memang hanya sekedar cahaya senter. Ntah karena keterkejutan atau memang ketakutan, langsung saja dia membaca doa-doa yang ada di ingatan nya. Lucunya (atau malah ironi) yang dibacanya adalah doa buka puasa dan doa sebelum makan. Sontak saja cahaya putih tersebut langsung terdiam dan mundur perlahan. Mungkin takut dijadikan hidangan buka puasa.
Kalau ada kesempatan mewawancarai si cahaya yang ntah itu makhluk lain, mungkin dia akan menyatakan rasa kagum dan salutnya kepada orang tersebut, karena selama ini belum ada seorangpun (bahkan ustad sekalipun) yang kalau bertemu, malah baca doa buka puasa layaknya si makhluk lain ini merupakan hidangan buka puasa yang kalau berani mendekat lagi bakal gue habisin lu sampai ga bersisa.
Kalau ada kesempatan mewawancarai si cahaya yang ntah itu makhluk lain, mungkin dia akan menyatakan rasa kagum dan salutnya kepada orang tersebut, karena selama ini belum ada seorangpun (bahkan ustad sekalipun) yang kalau bertemu, malah baca doa buka puasa layaknya si makhluk lain ini merupakan hidangan buka puasa yang kalau berani mendekat lagi bakal gue habisin lu sampai ga bersisa.
11/01/2016 2:51
Pernahkah kamu dengar kisah, nasehat, atau pepatah dari seorang penebang kayu:
"Jika aku diminta menebang pohon kayu yang besar dalam waktu 8 jam, maka 6 jam nya akan aku habiskan untuk mengasah kapak ku ini"
"Jika aku diminta menebang pohon kayu yang besar dalam waktu 8 jam, maka 6 jam nya akan aku habiskan untuk mengasah kapak ku ini"
Minggu, 10 Januari 2016
Pra-Semester-Baru
Hal yang harus kamu lakukan sebelum memulai perkuliahan di semester baru adalah :
1. Catat apa saja kuliah yang akan kamu ambil.
Bagi mahasiswa tingkat satu (TPB), mata kuliah tidak perlu disusun lagi karena sudah dipaketkan oleh ITB. Tapi bagi mahasiswa tingkat 2 keatas, mata kuliah harus kamu ambil dan daftarkan sendiri. Perhatikan lagi, mata kuliah apa saja yang harus kamu ambil semester ini dan mata kuliah pilihan (luar prodi atau bebas). Perhatikan jadwal kuliahnya usahakan jangan ada yang bentrok, catat ruang kelasnya, sampai dosen pengajarnya, karena menurut beberapa pendapat, dosen pengajar juga memiliki pengaruh dalam penentuanindeks akhir.
Forget it!!
2. Sesuaikan jumlah SKS
Jumlah SKS yang akan diambil bisa kamu tentukan dengan berapa nilai kamu di semester sebelumnya (normalnya 20). Semakin tinggi nilai semester sebelumnya, semakin banyak juga jumlah SKS yang dapat kamu ambil. Selain itu, juga sesuaikan dengan seberapa aktifnya kamu satu semester kedepan, jangan sampai ada mata kuliah yang terabaikan karena aktivitas kamu baik menjadi asisten praktikum atau asisten mata kuliah, aktif di organisasi ini itu, atau sering ikut lomba di luar kampus bahkan luar daerah. Akan tetapi ada juga beberapa mata kuliah yang tidak mementingkan absen sama sekali, yang penting kamu ikut kuis (walaupun bobotnya tidak terlalu tinggi, biasanya 10-20%), waktu ujian bisa menjawab pertanyaan yang diberikan, it's no problem. Artinya kamu dapat membagi waktu dengan baik. Tidak semua mata kuliah ataupun dosen pengajar membolehkan atau memberikeringanan seperti ini.
3. Bersihkan laptop atau PC
Setelah satu semester sebelumnya penuh dengan tugas dan laporan, dan laptop kamu penuh dengan file yang ditumpuk selama satu semester sebelumnya, alangkah baiknya jika kamu membersihkan semua itu. Pilah mulai dari yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan, filing(?)/arsipkan file-file tersebut ke dalam folder yang sejenis, misal berdasarkan semester --> mata kuliah --> tugas atau e-book atau folder lainnya. Jangan lupa beri nama file yang sesuai dengan isinya agar mudah dicari. Contoh hasil download file '64eac6de-94a2-40c3-ab79-e92c08fb7f2a' diubah sesuai isinya menjadi 'Teknik Proteksi Diferensial Transformator Daya Tiga Fasa'. Sebisa mungkin lakukan backup terhadap file dan folder penting dengan memindahkan ke hardisk eksternal ataupun dengan mengunggahnya ke internet melalui layanan penyimpan data seperti dropbox. Hapus data-data yang tidak penting, tidak perlu, dan seharusnya tidak boleh ada di laptop atau PC.
4. Jangan telat mengisi rencana studi
Waktu pengisian rencana studi biasanya sudah diberitahukan melalui ol.akademik jauh sebelum liburan dimulai(?), dan ingatlah jauh sebelum pukul 00.00 WIB hari pertama pengisian, sudah banyak mungkin ribuan mahasiswa yang sudah antri untuk mengisi, jika kamu baru ingin mengisi pukul 00.05 WIB niscaya kamu akan diletakkan dalam antrian yang kamu tidak akan tahu kapan mendapat giliran (pengalaman mengantri, akhirnya tidur dan baru mengisi pagi harinya). Atau yang paling parah "server down",DASAR AMBIS, saya juga ngantri sih sebenarnya. Sekalinya kamu telat mengisi, alamat tidak akan kebagian dosen yang Paket A seru. Untung-untung kamu bisa PRS (Perubahan Rencana Studi), karena ada yang out dari kelas tersebut. Tapi yang harus kamu ingat adalah jangan sampai kamu telat datang ke perang ini!
5. Jangan lupa perwalian
Inti dari perwalian ya ketemu dosen wali, sedikit cerita tentang rencana studi yang akan diambil, selebihnya cerita tentang liburan kemana, dengan siapa, sekarang berbuat apa. Walaupun kelihatan sepele, hal ini juga harus kamu lakukan, karena beberapa dosen wali menuntut adanya perwalian terlebih dahulu, barulah disetujui rencana studi kamu.
Hal ini tidak berlaku kepada saya yang tidak pernah perwalian, karena memang tidak ada. Yang penting SKS yang diambil sesuai dengan syarat nilai semester lalu. Nanti nya juga bakal disetujui. Hal ini biasa dikenal dengan perwalian online.
6. Nikmati sisa liburan
Setelah mengisi rencana studi, duduk dan diamlah sebentar. Renungkan bahwa sisa liburan kamu hanya tinggal seminggu atau dua minggu lagi. Mungkin beberapa dari kamu akan menyesali kemana perginya hari-hari liburan kamu sebelumnya, mengapa waktu terasa cepat berlalu, banyak hal yang akan mengusik jiwa dan raga. Oleh sebab itu, dengan sisa waktu liburan yang kamu miliki, bayarlah semua itu, jangan sampai ada penyesalan saat masuk awal semester baru. Banyak hal yang bisa kamu lakukan, seperti membersihkan laptop, membersihkan kost-an, mencari alat tulis, kalkulator, bahkan kaos kaki yang semasa liburan, mereka juga pergi liburan.MANA LIBURANNYA. Liburannya cukup dengan mengunjungi pasar Jum'at Salman untuk membeli kebutuhan kamu.
Kalau masih ada kesempatan untuk berlibur, manfaatkan sebaik-baiknya, pergi melancong kesana kesini, kunjungi banguan ini itu atau menghabiskan waktu bersama keluarga bagi yang merantau. Kalau ga pulkam? Ya nikmati saja hari-harimu dengan senyuman :)
Mungkin sekian dulu, semoga bermanfaat.
P.S sebenarnya ingin menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku, tapi gagal pakai kali pakai banget
1. Catat apa saja kuliah yang akan kamu ambil.
Bagi mahasiswa tingkat satu (TPB), mata kuliah tidak perlu disusun lagi karena sudah dipaketkan oleh ITB. Tapi bagi mahasiswa tingkat 2 keatas, mata kuliah harus kamu ambil dan daftarkan sendiri. Perhatikan lagi, mata kuliah apa saja yang harus kamu ambil semester ini dan mata kuliah pilihan (luar prodi atau bebas). Perhatikan jadwal kuliahnya usahakan jangan ada yang bentrok, catat ruang kelasnya, sampai dosen pengajarnya, karena menurut beberapa pendapat, dosen pengajar juga memiliki pengaruh dalam penentuan
Forget it!!
2. Sesuaikan jumlah SKS
Jumlah SKS yang akan diambil bisa kamu tentukan dengan berapa nilai kamu di semester sebelumnya (normalnya 20). Semakin tinggi nilai semester sebelumnya, semakin banyak juga jumlah SKS yang dapat kamu ambil. Selain itu, juga sesuaikan dengan seberapa aktifnya kamu satu semester kedepan, jangan sampai ada mata kuliah yang terabaikan karena aktivitas kamu baik menjadi asisten praktikum atau asisten mata kuliah, aktif di organisasi ini itu, atau sering ikut lomba di luar kampus bahkan luar daerah. Akan tetapi ada juga beberapa mata kuliah yang tidak mementingkan absen sama sekali, yang penting kamu ikut kuis (walaupun bobotnya tidak terlalu tinggi, biasanya 10-20%), waktu ujian bisa menjawab pertanyaan yang diberikan, it's no problem. Artinya kamu dapat membagi waktu dengan baik. Tidak semua mata kuliah ataupun dosen pengajar membolehkan atau memberi
3. Bersihkan laptop atau PC
Setelah satu semester sebelumnya penuh dengan tugas dan laporan, dan laptop kamu penuh dengan file yang ditumpuk selama satu semester sebelumnya, alangkah baiknya jika kamu membersihkan semua itu. Pilah mulai dari yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan, filing(?)/arsipkan file-file tersebut ke dalam folder yang sejenis, misal berdasarkan semester --> mata kuliah --> tugas atau e-book atau folder lainnya. Jangan lupa beri nama file yang sesuai dengan isinya agar mudah dicari. Contoh hasil download file '64eac6de-94a2-40c3-ab79-e92c08fb7f2a' diubah sesuai isinya menjadi 'Teknik Proteksi Diferensial Transformator Daya Tiga Fasa'. Sebisa mungkin lakukan backup terhadap file dan folder penting dengan memindahkan ke hardisk eksternal ataupun dengan mengunggahnya ke internet melalui layanan penyimpan data seperti dropbox. Hapus data-data yang tidak penting, tidak perlu, dan seharusnya tidak boleh ada di laptop atau PC.
4. Jangan telat mengisi rencana studi
Waktu pengisian rencana studi biasanya sudah diberitahukan melalui ol.akademik jauh sebelum liburan dimulai(?), dan ingatlah jauh sebelum pukul 00.00 WIB hari pertama pengisian, sudah banyak mungkin ribuan mahasiswa yang sudah antri untuk mengisi, jika kamu baru ingin mengisi pukul 00.05 WIB niscaya kamu akan diletakkan dalam antrian yang kamu tidak akan tahu kapan mendapat giliran (pengalaman mengantri, akhirnya tidur dan baru mengisi pagi harinya). Atau yang paling parah "server down",
5. Jangan lupa perwalian
Inti dari perwalian ya ketemu dosen wali, sedikit cerita tentang rencana studi yang akan diambil, selebihnya cerita tentang liburan kemana, dengan siapa, sekarang berbuat apa. Walaupun kelihatan sepele, hal ini juga harus kamu lakukan, karena beberapa dosen wali menuntut adanya perwalian terlebih dahulu, barulah disetujui rencana studi kamu.
Hal ini tidak berlaku kepada saya yang tidak pernah perwalian, karena memang tidak ada. Yang penting SKS yang diambil sesuai dengan syarat nilai semester lalu. Nanti nya juga bakal disetujui. Hal ini biasa dikenal dengan perwalian online.
6. Nikmati sisa liburan
Setelah mengisi rencana studi, duduk dan diamlah sebentar. Renungkan bahwa sisa liburan kamu hanya tinggal seminggu atau dua minggu lagi. Mungkin beberapa dari kamu akan menyesali kemana perginya hari-hari liburan kamu sebelumnya, mengapa waktu terasa cepat berlalu, banyak hal yang akan mengusik jiwa dan raga. Oleh sebab itu, dengan sisa waktu liburan yang kamu miliki, bayarlah semua itu, jangan sampai ada penyesalan saat masuk awal semester baru. Banyak hal yang bisa kamu lakukan, seperti membersihkan laptop, membersihkan kost-an, mencari alat tulis, kalkulator, bahkan kaos kaki yang semasa liburan, mereka juga pergi liburan.
Kalau masih ada kesempatan untuk berlibur, manfaatkan sebaik-baiknya, pergi melancong kesana kesini, kunjungi banguan ini itu atau menghabiskan waktu bersama keluarga bagi yang merantau. Kalau ga pulkam? Ya nikmati saja hari-harimu dengan senyuman :)
Mungkin sekian dulu, semoga bermanfaat.
P.S sebenarnya ingin menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku, tapi gagal pakai kali pakai banget
Langganan:
Komentar (Atom)